Senin, 28 Desember 2009

HP Envy13, Hanya Untuk yang Berkantung Tebal

Jakarta - Envy boleh jadi sebagai salah satu produk Hewlett-Packard (HP) yang diluncurkan guna mengisi kekosongan mereka di segmen papan atas pasar notebook. Dengan harga yang sangat premium, apa saja yang ditawarkan oleh Envy?


Tampilan nan Elegan

Envy13 tampil dengan kombinasi warna serta bahan dasar metal yang digunakan di bagian permukaan notebook ini. Hasilnya, Envy tampak begitu kokoh, tipis dan elegan pada bagian luarnya.

Penampilan yang luar biasa pun tidak hanya terpancar pada sisi luar notebook ini. Pada bagian dalam HP memberikan sentuhan tekstur yang terlihat cukup rapih dan menarik.

Bagian dalam pun tampak sederhana karena Envy hanya memiliki tombol power, di luar deretan tuts keyboard yang tersedia, sehingga kesan minimalis nan elegan makin terpancar pada notebook ini.

Terlepas dari sisi desain yang terbilang cukup baik, Envy13 juga sangat nyaman ketika digunakan. DetikINET coba melakukan beberapa aplikasi yang biasa digunakan sehari-hari seperti, penyunting teks, aplikasi olah gambar hingga memutar film berkualitas tinggi.

Hasilnya, setiap tuts keyboard terasa begitu nyaman. Empuk, tidak mengeluarkan suara, dan penempatannya sangat nyaman hingga dapat meminimalisir kesalahan pengetikan.

Tampilan layar Envy13 pun terbilang cukup baik dengan kualitas gambar yang tampak jernih dan tajam. Akan tetapi, layar itu tak dapat menghindari pantulan dari sumber cahaya di ruangan, pantulan lampu-lampu yang menyala di belakang pengguna pun nampak di layarnya.

Ukuran layar pun terbilang sangat tipis. Sayangnya, keindahan layar ini sedikit terganggu lantaran frame di sekeliling layar yang 'memakan tempat' cukup lebar.

Secara keseluruhan, tampilan, design maupun citarasa penggunaan pada Envy13, mengingatkan detikINET pada notebook besutan Apple, MacBook pro.

Hal tersebut hampir terpancar pada setiap sudut Envy13, kecuali pada sisi sirkulasi udara. Tidak seperti Envy, MacBook Pro tidak memiliki lubang pembuangan panas pada bagian bawahnya.

Jeroan yang Mumpuni

Jika bagian luar dikemas sedemikian rupa hingga tampil menarik, HP juga merancang 'dapur pacu' Envy 13 dengan spesifikasi:
  • Prosesor: Intel Core 2 Duo Mobile L9600
  • Memory: 3GB
  • Kartu Grafis: Intel GMA45/ ATI Radeon HD4330 (Switchable)
  • Sistem operasi: Windows 7 Home Premium
  • Hardisk: 250GB
Dengan spesifikasi tersebut, tentunya notebook ini cukup memadai untuk menjalankan beragam aplikasi ringan hingga menengah. Tapi bagaimana untuk aplikasi kelas berat seperti game?

Nah, untuk kebutuhan itu, ada fitur lain yang cukup menarik dari Envy. Fitur ini adalah tersedianya kartu grafis switchable alias bisa ditukar. Maksudnya bagaimana? Artinya di dalam jeroan Envy sesungguhnya terdapat dua kartu grafis yang bisa dipilih sesuai kebutuhan.

Untuk aplikasi yang membutuhkan kenerja lebih -- seperti aplikasi olah gambar, bermain game, ataupun menyaksikan video High-Definition-- pengguna dapat beralih pada kartu grafis yang lebih perkasa (ATI Radeon HD4330) hanya dengan sekali klik.

Begitupun juga ketika pengguna hanya menggunakan aplikasi ringan semacam Microsoft Office. Kartu grafis yang lebih rendah (Intel GMA45) pun dapat dipilih guna mengurangi konsumsi energi yang digunakan.

Envy13, juga mempunyai aplikasi khusus yang memungkinkan penggunanya untuk segera berselancar di internet ataupun mendengarkan musik tanpa melalui Windows terlebih dahulu. Hal ini tentu saja mempersingkat waktu penggunaan.

Bicara mengenai konsumsi energi, Envy13 telah dibekali baterai yang cukup memadai. DetikINET menguji notebook ini untuk melakukan olah data dokumen teks dan gambar, dengan kondisi internet terhubung melalui Wi-Fi. Hasilnya? Envy13 sanggup bertahan selama 6 jam penggunaan nonstop.

Jika melihat performa yang ditawarkan, tentunya Envy13 dapat dijadikan teman perjalanan yang cukup memadai. Entah itu untuk melakukan pekerjaan ataupun sekedar menjadi alat hiburan pembunuh sepi.

Namun perlu diketahui bahwa Envy13 tidak dilengkapi dengan drive untuk media optikal internal. Jika pengguna ingin menikmati film dari kepingan DVD ataupun Blu-Ray harus membawa serta Blu-ray eksternal yang terdapat dalam paket penjualan produk ini.

Selain drive optik, Envy juga memiliki port LAN secara terpisah, sehingga pengguna harus menggunakan USB Ethernet adapter yang juga disertai dalam dalam produk ini. Cukup merepotkan memang.


Hanya Untuk yang Berkantung Tebal

Baik dari sisi desain tampilan ataupun spesifikasi yang ditawarkan, HP terlihat jelas hanya membidik para pengguna komputer jinjing yang berkantung tebal lewat produk ini.

Hal ini makin diperjelas dengan layanan purna jual yang cukup memanjakan para penggunanya. HP menawarkan layanan pickup service untuk para pengguna notebook Envy.

Tidak heran jika pada akhirnya HP membandrol Envy13 dengan harga yang sangat mahal, yakni berkisar USD 2,666 atau kurang lebih Rp 26 Juta.

Dengan harga sebesar itu, tentunya akan sulit bagi HP untuk menandingi beberapa pesaing lain. Sebut saja MacBook Pro, dengan spesifikasi yang boleh dibandingkan Apple berani membandrol harga yang lebih rendah daripada Envy.


Kelebihan:
+ Design Menarik
+ Baterai tahan lama
+ Performa cukup
+ Layanan purna jual yang lebih baik

Kekurangan:
- Mahal
- Tidak ada media optikal internal
- Port LAN yang terpisah ( eno / wsh )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar